Membuat report data grid menggunakan sigma grid 2.4 – part 1

Posted: 22 Mei 2012 in JAVASCRIPT, Pemrograman Web, PHP, WEB 2.0

sigma grid example

Ini bermula ketika saya harus membuat sebuah aplikasi helpdesk untuk kantor saya bekerja saat ini. Helpdesk itu sendiri adalah suatu aplikasi yang berfungsi untuk merekam trouble log dan komplain dari klien yang diterima oleh support kami. Kebutuhan yang unik membuat saya memutuskan untuk menggunakan platform opensource agar lebih mudah nantinya untuk saya recode ulang sesuai kebutuhan. Karena pemrograman yang paling saya kuasai adalah PHP, tentunya yang pertama kali menarik perhatian saya adalah mencari aplikasi opensource sejenis yang dibuat dengan PHP. Ternyata ada banyak sekali, dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Banyak sekali yang sudah saya coba, mulai dari iTop , osTicket, GLPI, dan Trellis Desk. Akhirnya pilihan saya jatuh pada yang terakhir tadi, dengan mempertimbangkan fiturnya yang sedikit banyak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dan dibuat dengan pendekatan OOP, sehingga memudahkan saya untuk membaca source code dan memodifikasinya.

Salah satu kekurangan Trellis Desk ini adalah minimnya fitur reporting. Karena justru reporting inilah yang pada akhirnya diminta oleh manajemen sebagai output aplikasi trouble log yang akan dibuat, maka mau tidak mau saya harus membuat modul sendiri untuk mengimplementasikannya. Dalam bayangan saya, reporting tersebut setidaknya memiliki berbagai fitur sebagai berikut : 
  1. bisa menampilkan tabel data yang dibutuhkan.
  2. bisa generate chart dari tabel yang dihasilkan.
  3. dan bisa export ke pdf maupun excel dari tabel data tersebut.
  4. terakhir adalah paging yang memudahkan pengguna untuk browsing tabel data yang dihasilkan.

Berbekal list fitur tadi, saya mulai mencari library yang mungkin akan saya butuhkan. Perhatian saya tertuju pada datagrid yang sedikit banyak memang menarik untuk dibuat menjadi data report. Berbekal kemampuan jquery seadanya, saya mulai mencari librari yang ada, mulai openflash chart, hingga jqgrid saya coba. Namun pilihan saya justru jatuh pada sigma grid yang notabene jauh dari library jquery yang sebelumnya menjadi pondasi pengetahuan saya.  

Ah, kenapa harus takut untuk mempelajari hal baru? demikian pikir saya untuk memacu diri sendiri agar berani mengimplementasikannya. Setelah yakin dengan licensi sigma grid yang open. saya pun mulai mempelajarinya. Kesulitan pertama yang muncul adalah bagaimana mengimplementasikannya di framework yang dipakai oleh trellis desk sebagai aplikasi induknya???
Saat ini saya masih mencoba mencari cara terbaik untuk implementasinya. Bersambung ke part 2 nanti … see you guys!
Iklan
Komentar
  1. freehdr berkata:

    lanjutkan suhu 😀

  2. phpgeek programmer berkata:

    iya kakak, stay tune terus ya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s